KRIMINAL
Ada Kasus Begal di Benteng Belum Terungkap
Sudah satu bulan lebih berlalu, kasus begal (tindak kekerasan) di Kelurahan Benteng Kecamatan Wara Timur pada 20 Mei 2026 malam lalu, belum terungkap sampai sekarang.
Pihak korban menyampaikan memyampaikan selamat datang kepada Kapolres Palopo yang baru, agar mengingatkan Polsek setempat untuk menangkapkan pelaku secepatnya.
Korban yang berinisial MF (18) mempertanyakan perkembangan laporannya. ''Bagaimana mi laporanku, tidak ditangkap ji pelakunya,'' katanya kepada Palopo Pos, kemarin,
Untuk diketahui, kasus ini dilaporkan ke Polsek Wara usai kejadian sekira pukul 02.41 WITA Kamis, 21 Mei 2026 dini hari. Surat Tanda Penerimaan Laporan bernomor STTLP/B/28V/2026/SPKT/POLSEK WARA /POLRES PALOPO/POLDA SULAWESI SELATAN.
Laporannya diterima oleh KA SPKT I Polsek Wara, AIPTU Akbal Akis SH. Namun hingga kini, belum ada penjelasan bahwa terlapor telah diproses ataupun ditangkap oleh pihak Polsek.
Dilansir sebelumnya, aksi begal (tindak kekerasan) terjadi di Kelurahan Benteng Kec Wara Timur, Rabu, 20 Mei 2026 malam lalu. Mereka mengeroyok warga yang sedang main game pakai HP.
Tak hanya itu, kawanan begal nyaris menembak warga dengan menggunakan busur. Beruntung, warga yang dikeroyok itu, lari sehingga tidak kena busur.
Korban bernama MF (18), warga Kelurahan Benteng, masih berstatus pelajar. Menurutnya, ia telah menyampaikan ciri-ciri terlapor ke pihak kepolisian. Termasuk merek motor yang digunakan.
Saya dikeroyok dan dipukul pakai helm kepalaku. Daguku lecet. Waktu pelaku berteriak tembak, daripada kena ka busur, larika,'' ujarnya.
Informasi yang diperoleh, salah satu dari terlapor diduga kurir, sering mangkal di Jl. Jenderal Sudirman sekitar Toko Serba 35.000. Dari rekaman CCTV, kawanan pelaku sempat mengatakan "F*hrul, ayo pergi mi". (ikh)